ELECTRICAL ENGINEERING IN ACTION 2023
"Building Sustainable Economy through Smart City Development"
Pemateri 1 : Munawwar Furqan (GM PLN UIP2B JAMALI)
"Menjelaskan Mengenai Urgensi Penerapan Smart Grid di Indonesia dan Target Realisasinya"
Smart grid adalah salah satu solusi dalam mengatasi kekurangan pembangkit listtik yang lebih efisien dan terjangkau.
• Smart Control System
- Primary and Secondary Regulation
- AGC Scheduling
- System SCADA
- Smart Control Center (To-Be)
Grand Design Smart Grid Secara End to end yang Mengintegrasikan Seluruh Value Chain: Smart Power Plant, Smart Transmission, Smart Control System, Smart Distribution, dan Smart Micro Grid.
Transformasi Sistem Kelistrikan dari Konvensional Menjadi Smart Grid, Menjawab Tantangan Implementasi VRE (Variable Renewable Energi PLTS/PLTB) Skala Besar. VRE Memiliki Satu Masalah Yaitu Karakteristiknya yang Intermitten, yang Dapat Menyebabkan Ketidakstabilan Sistem. Untuk itu, Diperlukan Dukungan Teknologi Smart Grid Yang Terintegrasi Secara End to End.
Smart Control System : Primary and Secondary Regulation
Pengaturan Frekuensi
• Primary Regulation (Free Governor)
Pengaturan utama dari unit pembangkit yang bertugas mengatasi dinamika beban suatu unit pembangkit dengan CEPAT sesuai dengan perubahan Frekuensi System.
• Secondary Regulation (AGC)
Pengaturan otomatis unit pembangkit dari control center yang bertugas mengatur daya keluaran unit pembangkit agar Frekuensi System stabil.
Smart Control System : AGC Scheduling
Automatic Dispatch System (ADS)
• Perintah dispatch ke pembangkit dilakukan secara otomatis tanpa media komunikasi telefon.
• Perintah dispatch yang secara otomatis ke pembangkit via aplikasi AGC-Schedule. Untuk
Rencana Operasi Harian (ROH) dan Intraday.
Smart Control System : System SCADA JAMALI
SCADA merupakan suatu sistem pengawasan, pengendalian dan pengolahan data secara real time. Komponen SCADA meliputi Master Station, media telekomunikasi dan Remote Station.
Supervisory : Pengawasan dengan menggunakan system SCADA, bertujuan untuk melakukan pengamatan tegangan, arus, daya aktif dan reaktif dll.
Control : Sarana untuk mengendalikan atau merubah keadaan suatu peralatan dari jarak jauh berupa On/Off CB(circuit breaker, pengaturan daya pembangkit MW/Mvar dll.
Data : Informasi dari status peralatan yang dipantau dengan sistem SCADA
Acquisition : Pengambilan data dari system yang dipantau, untuk dikirim ke pusat kendali
Fungsi SCADA
1. Mengumpulkan data-data di sisi proses (pembangkit / gardu induk).
2. Mengirimkan data ke master (pusat pengatur / control centre).
3. Mengolah data untuk berbagai aplikasi pengaturan dan manajemen (kelistrikkan).
4. Mendistribusikan informasi ke komputer / master lain melalui local area networks.
APLIKASI DALAM SISTEM SCADA KELISTRIKAN
a. Aplikasi SCADA, Menampilkan fungsi SCADA (telemetering, telesignaling, remote control).
b. Aplikasi Historikal Data, menyimpan data dalam waktu tertentu.
c. Aplikasi EMS, menampilkan fungsi Energy Management System.
d. Aplikasi DTS, menampilkan fungsi Dispatcher Training Simulator.
e. Aplikasi Update Database, sebagai fasilitas bagi pengguna untuk melakukan update database SCADA dan atau EMS.
f. Aplikasi HMI, menyediakan fasilitas untuk menampilkan single diagram, besaran listrik, dan melakukan Remote Control.
Smart Control System : Smart Control Center JAMALI (To-Be)
Tujuan dari ISOC adalah mempunyai ruangan khusus untuk operasional keamanan, baik keamanan fisik dan keamanan Siber serta untuk memonitor semua layanan pendukung SCADA-EMS (Status UPS, Status Genset, Firewall, Server, deteksi kebocoran, performa dan kapasitas Hard Disk, Deteksi penyusupan, monitoring traffic, Akses Control Gedung, Data Centre, Ruang Kontrol, CCTV, dst). Operator akan bertugas selama 24 Jam untuk memonitor semua data. Untuk mendukung Sistem ini dibutuhkan 2 Server dalam hot backup dan 2 konsol dengan 2 monitor untuk masing-masing di MCC dan DRC.
Pemateri 2 : Ir. Saleh Siswanto M.T (GM PLN LAMPUNG)
"Sustainable Energy for The Future of All"
Solusi Energi Berkelanjutan Untuk Mengatasi Tantangan dan Inovasi Dalam Power Generation
Tantangan power generation:
1.Mengurangi emisi karbon dari pembangkitan listrik
2.sistem listrik harus stabil
3.infrastruktur listrik banyak yang usang
4. Pembangunan pembangkit energi terbarukan memerlukan lahan yang cukup
Solusinya:
1.Energi Terbarukan: Terobosan dalam teknologi surya, angin, dan tenaga air, serta peningkatan efisiensi konversi energi.
2. Grid Cerdas: Grid cerdas yang menggunakan sensor dan analitik untuk mengelola dan mendistribusikan energi dengan lebih baik.
3. Pengembangan baterai dan teknologi penyimpanan energi yang lebih murah dan efisien.
4. Inovasi dalam efisiensi konservasi energi dan pemakaian yang lebih hemat.
Pemateri 3 : Arjuna(Manager PT GreenTech)
Keuntungan kendaraan listrik
* Ramah Lingkungan: Kendaraan listrik memiliki nol emisi langsung saat digunakan, membantu mengurangi polusi udara dan dampak negatif terhadap lingkungan. Mereka juga dapat ditenagai oleh sumber energi terbarukan, seperti tenaga surya, yang lebih berkelanjutan.
* Efisiensi Energi: Kendaraan listrik lebih efisien dalam mengonversi energi listrik dan lebih hemat energi.
* Biaya Operasional Rendah: Mesin listrik memiliki biaya operasional yang lebih rendah karena listrik umumnya lebih murah daripada bahan bakar minyak dan pemeliharaan kendaraan listrik lebih sederhana.
* Kinerja yang Baik: Kendaraan listrik memiliki mesin yang lebih baik dan tidak bising.
* Kurangnya Getaran dan Kebisingan: Mesin listrik bekerja lebih halus dan tanpa getaran, serta menghasilkan kebisingan yang lebih rendah dibandingkan kendaraan biasa.
* Fleksibilitas Pengisian: Anda dapat mengisi daya kendaraan listrik di rumah menggunakan stasiun pengisian atau di tempat umum seperti stasiun pengisian cepat.
Nama : Anggi Permata Sari
NPM : 2315061044
Komentar
Posting Komentar